pengikut

Minggu, 29 Juni 2014

Dampak Perkembangan Teknologi Terhadap Game Tradisional dan Cara untuk Menghidupkan Kembalik Game Tradisional



Bila kita bicara soal game, pasti siapa yang tidak mengetahuinya. Semua orang di penjuru dunia pasti pernah memainkan yang namanya “game.” Seiring berkembangnya zaman, game pun juga mengalami proses pengembangan yang pesat sampai detik ini, dari mulai segi tampilan, efek visualisas, hingga cara pemakaian.
Bila kita membahas sedikit, “wajah” game pada jaman dahulu bisa dibilang masih biasa saja atau mungkin sangat sederhana. Bagaimana tidak, di zaman yang belum mempunyai kecanggihan dalam hal teknologi perangkat nya, tampilan game masih sangat sederhana. Terlihat dengan tampilannya yang masih berupa 8 bit atau 16 bit. Efek yang dihasilkan dari game yang ada pada saat itu pun masih sangat sedikit atau bahkan tidak ada. Kita bisa ambil contoh seperti game-game keluaran produsen game terkenal seperti “Nintendo” seperti  game Super Mario ataupun Contra. Tampilan kedua game tersebut masih sangat sederhana dan tidak banyak penambahan efek dalam game tersebut.

Atau jika ingin menelisik lebih ke belakang lagi, game yang pertama kali muncul di pasaran yaitu game “Tennis”. Mungkin di zaman sekarang anda tidak akan pernah bisa lagi menemukannya. Tapi jika kita melihat beberapa screenshot yang ada, terlihat game Tennis sangat jauh dari kesan mengagumkan dalam segi tampilan. Buktinya, tampilan yang masih berupa hitam putih dan karakter nya di kemas dalam bentuk tampilan 16 bit.

Dari beberapa penjelasan contoh di atas, bahwa dapat kita simpulkan bahwa game yang terdahulu sudah jauh berganti “wajah” dengan game yang ada sekarang. Sebuah evolusi yang sangat mengagumkan. Tidak kaget karena di zaman yang sekarang ini kemajuan perangkat teknologi komputer sudah sangat memadai.
Namun ada faktor lain, yang menyebabkan wajah dari game tersebut cepat berevolusi, yaitu dari segi pengembang. Zaman dahulu masih sangat jarang pengembang-pengembang yang menghabiskan waktu dan pikirannya untuk membuat sebuah game. Karena zaman dahulu game masih dianggap sebagai sesuatu yang baru. Namun kini, pengembang-pengembang game sudah bermunculan bak jamur yang tumbuh setelah hujan. Mereka seakan berlomba mengkreasikan sebuah game yang keren, fantastis dan menarik perhatian….

Bicara soal game, diatas telah saya uraikan mengenai sudut pandang game yang sesungguhnya. Saya akan coba mengulas sedikit mengenai perwujudan lain dari game tersebut. Masih dengan judul yang sama, namun yang membedakan adalah cara memainkannya. Ya, game yang dimaksud adalah permainan daerah atau tradisional. Permainan yang dimainkan secara langsung oleh satu atau beberapa orang dalam kehidupan nyata. Kita yang sudah tumbuh menjadi dewasa ini pasti pernah memainkan permainan tradisional seperti congklak, kelereng, ataupun gasing. Siapa yang tidak mengenal permainan-permainan tradisional yang sempat fenomenal pada zamannya itu??


Kedua nya (game console dan permainan tradisional) sama-sama mengalami evolusi. Namun, hasil dari evolusi mereka berakhir dengan hasil yang berbeda. Untuk game console sangat bisa dibilang mengalami kemajuan pesat dalam evolusinya, namun berbanding terbalik dengan evolusi dari permainan tradisional yang justru mengalami penurunan jauh. Tidak heran jika permainan tradisional mengalami penurunan, dikarena beberapa faktor yang salah satu nya adalah kemajuan game console itu sendiri. Jelas ini sangat membawa dampak yang sangat negative nan memprihatinkan karena berangsur-angsur anak-anak semakin lupa dengan permainan tradisonal dan cenderung beralih ke game console. Betapa tidak, disaat tumbuh kembang nya usia anak-anak, game console hadir dengan sejuta fantasi yang tentu saja “membius” anak-anak hingga saat ini. Suguhan tampilan yang menarik serta karakter-karakter yang lucu-lucu semakin menguatkan anak-anak untuk meninggalkan permainan tradisonal dan segera beralih ke game console.

Bahkan dampak terparah dari perkembangan game console adalah anak-anak seakan lupa dan bahkan tidak mengenali lagi permainan tradisional yang sebenarnya sudah diwariskan dari nenek moyang terdahulu. Dan keeksistensian permainan tradisional pun kini berangsur-angsur tenggelam di makan zaman karena nama nya yang sudah terlupakan dalam ingatan anak-anak.
Tidak ada yang bisa disalahkan mengapa hal ini bisa terjadi. Dampak yang timbul dari perkembangan game sudah seperti “satu paket” dengan hadirnya game-game yang lebih keren. Berbeda dengan permainan tradisional yang terkesan “monoton” bagi anak-anak, tentunya di zaman yang modern ini.

SOLUSI….

Untuk memajukan kembali ekstensi game tradisional dengan cara mengkombinasikan teknologi dengan game tradisional,,yaph dengan cara membuat game tradisional dengan teknologi yang ada, agar orang-orang akan mudah memainkannya. tanpa perlu memiliki peralatan yang biasanya di gunakan untuk bermain game tersebut


Tidak ada komentar:

Posting Komentar