pengikut

Sabtu, 31 Maret 2012

Cinta Berasaskan Agama


Cinta merupakan anugerah dari Tuhan kepada manusia. Cinta sesuatu yang membuat manusia merasa hidupnya sangat berarti, karena mempunyai banyak orang yang mencintai kita maka akan menjadi sesuatu yang sangat berharga. Menurut ajaran agama cinta merupakan sesuatu yang suci, berharga, dan alami. Karena cinta tidak bisa direkayasa. Cinta datang kepada setiap manusia. Dengan segala kelebihan yang dimilikinya. Cinta bisa kita ekspresikan kepada siapapun tanpa memandang status, drajat, maupun fisik. Cinta kepada Tuhan, Cinta kepada keluarga, Cinta kepada pasangan, cinta kepada teman, dan cinta kepada kehidupan yang kita jalani. Cinta kepada Tuhan bisa kita ekspresikan dengan cara rajin beribadah, dan selalu mengingat Tuhan dengan segala kegiatan yang kita lakukan. Cinta kepada keluarga bisa kita ekspresikan dengan selalu menyempatkan waktu berkumpul bersama keluarga untuk sekedar bercanda gurau  bersama keluarga. Cinta kepada pasangan dapat kita ekspresikan dengan selalu mendoakannya, memberinya semangat untuk menjalankan setiap kegiatan, dan berusaha untuk mengisi kekosongan dikejenuhannya, cinta kepada teman dapat kita ekspresikan dengan berbagi kepada teman kebahagiaan yang kita punya, bisa menutupi kekurangan sahabat, selalu menjaga kebersamaan dengan sahabat. Dan cinta kepada kehidupan yang kita jalani bisa diekspresikan dengan kita selalu bersyukur atas hari-hari yang kita lewati, selalu bersyukur atas berkah yang kita dapat, dan bekerja dengan rajin pekerjaan yang kita tekuni.

Sabtu, 24 Maret 2012

Jati Diri Bangsa timur


Jati Diri Bangsa timur
Bab I
Pendahuluan
A.    Latar Belakang
Jati diri merupakan pola tingkah laku yang dimiliki seseorang pada umumnya. Dan biasanya seseorang dengan yang lainnya akan memiliki tingkah laku yang berbeda-beda.
Dan begitu pula dengan suatu bangsa akan memiliki tingkah laku yang berbeda-bedadengan bangsa yang lainnya ini dikarenakan letak geografi yang berbeda, bahasa yang berbeda, kebudayaan yang berbeda pula.
Di jaman masa kini banyak bangsa yang menggunakan keanekaragaman budayanya untuk menarik para wisatawan dengan segala keunikan yang ditawarkan oleh daerah tersebut.
B.     Tujuan
Maka dari itu, penulis menyusun makalah ini untuk memberikan tambahan informasi mengenai kepribadian bangsa timur kepada masyarakat luas dan untuk menambah pengetahuan umum khususnya mahasiswa Gunadarma agar lebih mengenal dunia luar, khususnya bangsa Timur.

Bab II
Isi
A.    Pengertian Kepribadian dan Jati diri Bangsa Timur
Kepribadian dan jati diri bangsa timur adalah Suatu perilaku yang dimiliki oleh suatu bangsa yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur memiliki tingkat solidaritas yang tinggi antar negara dan toleransi yang tinggi. Bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang memiliki keramahan dan solidaritas yang tinggi. Banyak negara-negara diluar bangsa timur sangat menyukai kepribadian yang dimiliki bangsa timur. Bangsa timur memiliki beragam kebudayaan.
B.     Ciri-Ciri Masyarakat Bangsa Timur
Bangsa timur identik dengan benua asia yang penduduknya sebagian besar berambut hitam, berkulit sawo matang dan adapula yang berkulit putih, bermata sipit. Sebagian besar cara berpakaian orang timur lebih sopan dan tertutup mungkin karena orang timur kebanyakan memeluk agama islam dan menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku.
 Namun di zaman yang sekarang ini orang timur kebanyakan meniru kebiasaan orang barat. Kebiasaan orang barat yang tidak sesuai atau bertentangan dengan kebiasaan orang timur dapat memengaruhi kejiwaan orang timur itu sendiri.
C.     Kebudayaan yang Dimiliki bangsa Timur
Bangsa timur sangat terkenal dengan keramahan yang mereka miliki. Mereka sangat menjunjung norma-norma yang tumbuh di lingkungan mereka contohnya norma kesopanan. Bangsa timur memiliki perkataan yang lemah lembut dan mereka sangat menjaga kesopanan dalam berpakaian.
Saling gotong royong dalam hidup bermasyarakat. Selalu menjaga tali silaturahmi dalam kekeluargaan. Memiliki pribadi yang rajin dan pekerja keras. Mereka memiliki religius yang tinggi dapat dilihat dari seringnyamereka melakukan ibadah.





Bab III
Penutup
A.    Simpulan
Bangsa timur merupakan bangsa yang sangat berpengaruh dalam dunia secara universal. Karena berbagai hal positif yang dimiliki bangsa timur. Bangsa timur memiliki berbagai macam ciri-ciri masyarakat yang tentunya setiap daerah berbeda-beda.
Bangsa timur memiliki kebudayaan yang sangat beragam dan unik. Dengan tingkat solidaritas yang tinggi yang sangat dikagumi oleh dunia luar. Keramahan yang dimili bangsa timur pun merupakan kebudayaan yang sangat baik.
B.     Saran
Diharapkan kita sebagai bangsa Indonesia yang merupakan bangsa timur tetap mempertahankan hal-hal positif yang dimiliki oleh bangsa timur. Agar bangsa timur akan selalu dikenal dengan bangsa yang berbudaya baik.





Sabtu, 17 Maret 2012

AKULTURASI MASYARAKAT INDONESIA

AKULTURASI MASYARAKAT  INDONESIA
BAB I
Pendahuluan
A.    Latar Belakang
Kebudayaan merupakan sebuah kebiasaan sebuah sekelompok masyarakat yang terus berjalan dari waktu ke waktu secara terus menerus. Kedudayaan akan menentukan pola tingkah laku kelompok/individu.
Banyak kelompok masyarakat yang sering melakkan kebiasaan-kebiasaan dan pada akhirnya akan menjadi kebudayaan bagi kelompoknya. Misalnya pada waktu lebaran masyarakat akan menyajikan makanan ketupat, rendang, dan opor.
Oleh karena itu, penulis akan menyajikan makalah sebagai pertanggung jawaban penulis kepada dosen mata kuliah Ilmu Budaya Dasar.
B.     Tujuan
Penulisan Makalah ini bertujuan untuk menambah wawasan pembaca dan agar mahasiswa gunadarma lebih kreatif dalam melakukan penulisan.

BAB II

Pembahasan

A.    Definisi Kebudayaan Menurut Para Ahli
1. Edward B. Taylor
Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adap istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
2. M. Jacobs dan B.J. Stern
Kebudayaan mencakup keseluruhan yang meliputi bentuk teknologi sosial, ideologi, religi, dan kesenian serta benda, yang kesemuanya merupakan warisan sosial.
3. Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
4. Dr. K. Kupper
Kebudayaan merupakan sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku, baik secara individu maupun kelompok.
5. William H. Haviland
Kebudayaan adalah seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di tarima ole semua masyarakat.
6. Ki Hajar Dewantara
Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.
B.     Unsur-Unsur Budaya
Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
a.       alat-alat teknologi
b.      sistem ekonomi
c.       keluarga
d.      kekuasaan politik
Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
a.       sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
b.      organisasi ekonomi
c.       alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
d.      organisasi kekuatan (politik)


C.    Wujud Akulturasi Budaya Indonesia
a.       Bahasa
Wujud akulturasi dalam bidang bahasa, dapat dilihat dari adanya penggunaan bahasa Sansekerta yang dapat Anda temukan sampai sekarang dimana bahasa Sansekerta memperkaya perbendaharaan bahasa Indonesia.
b.      Religi
Sistem kepercayaan yang berkembang di Indonesia sebelum agama Hindu-Budha masuk ke Indonesia adalah kepercayaan yang berdasarkan pada Animisme dan Dinamisme.
c.       Organisasi Sosial Kemasyarakatan
Wujud akulturasi dalam bidang organisasi sosial kemasyarakatan dapat Anda lihat dalam organisasi politik yaitu sistem pemerintahan yang berkembang di Indonesia setelah masuknya pengaruh India. Dengan adanya pengaruh kebudayaan India tersebut, maka sistem pemerintahan yang berkembang di Indonesia adalah bentuk kerajaan yang diperintah oleh seorang raja secara turun temurun.
d.      Sistem Pengetahuan
Wujud akulturasi dalam bidang pengetahuan, salah satunya yaitu perhitungan waktu berdasarkan kalender tahun saka, tahun dalam kepercayaan Hindu. Menurut perhitungan satu tahun Saka sama dengan 365 hari dan perbedaan tahun saka dengan tahun masehi adalah 78 tahun sebagai contoh misalnya tahun saka 654, maka tahun masehinya 654 + 78 = 732 M
e.       Kesenian
Wujud akulturasi dalam bidang kesenian terlihat dari seni rupa, seni sastra dan seni pertunjukan . Dalam seni rupa contoh wujud akulturasinya dapat dilihat dari relief dinding candi gambar timbul pada candi tersebut banyak menggambarkan suatu kisah/cerita yang berhubungan dengan ajaran agama Hindu ataupun Budha.








BAB III
Penutup
A.    Kesimpulan
Dari pembahasan di atas, dapat diperoleh kesimpulan mengenai kebudayaan yaitu sistem pengetahuan yang meliputi sistem ide gagasan yang terdapat di dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi seni dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
B.     Saran
Kita harus terus melestarikan budaya karena kebudayaan merupakan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia.









Jumat, 09 Maret 2012

Usaha Manusia Untuk Hidup Yang Lebih Berarti


Usaha Manusia Untuk Hidup Yang Lebih Berarti
Bab I
Pendahuluan


A. Latar Belakang
            Manusia merupakan khalifah di muka bumi yang telah di ciptakan oleh Allah SWT. Yang mempunyai tugas dan tanggung jawab kepada Tuhan. Dan manusia mempunyai hak untuk menjalani kehidupannya dengan tidak luput dari tanggung jawabnya sebagai khalifah tersebut.
Banyak peneliti mencoba untuk mendeskripsikan tentang awal mulanya manusia terlahir di dunia ini. Akan tetapi belum ada peniliti yang berhasil untuk menggambarkan bagaimana awal mulanya manusia diciptakan, hanya Tuhan lah yang dapat menjelaskan bagaimana Ia menciptakan mahluk sempurna dengan segala kelebihan yang dimilikinya.
            Oleh karena itu, penulis menyusun makalah ini merupakan bentuk pertanggung jawaban mahasiswa kepada dosen  mata kuliah Ilmu Budaya Dasar dan sebagai panduan untuk dapat lebih mengetahui tentang manusia dan hakekatnya.
B. Tujuan
            Penulisan ini bertujuan agar dapat menambah wawasan para pembaca, khususnya mahasiswa Universitas Gunadarma agar dapat menginspirasi para mahasiswa untuk lebih giat dalam belajar dan berkarya . Makalah ini kami beri judul Usaha Manusia Untuk Hidup Yang Lebih Berarti.

Bab II
Isi

A.     Pengertian Manusia dan Hakikatnya
Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, manusia mahluk yang memiliki akal dan pikiran, dan manusia tidak dapat hidup sendiri mereka membutuhkan manusia lainnya untuk dapat bertahan hidup.
Hakikat manusia adalah individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tindakan yang ia lakukan, individu yang mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif dan mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan menentukan nasibnya, dan  Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati.

B.      Faktor-faktor yang dapat membentuk kepribadian manusia
Ada 2 faktor yang dapat membentuk kepribadian manusia yaitu :
1.      Pengalaman
Pengalaman merupakan jalan hidup seseorang yang tentunya berbeda antara manusia yang satu dengan yang lainnya. Karena kehidupan setiap orang yang berbeda-beda itu menjadikan kepribadian setiap orang berbeda-beda pula. Manusia akan menjadi pribadi yang lebih dewasa ketika dihadapkan dengan pengalaman kehidupan yang lebih berat dengan permasalahan- permasalahan yang mereka lalui kemudian  permasalahan itulah mereka akan lebih banyak belajar tentang makna kehidupan yang sesungguhnya.  Berbeda dengan individu yang selalu menghindar dari permasalahannya dan mengganggap mudah masalahnya mereka akan bersifat kekanak-kanakan dalam kehidupannya.
2.      Lingkungan tempat mereka tumbuh dan berkembang
Lingkungan merupakan faktor terpenting dalam membentuk karakter seorang individu. Ketika tumbuh dan berkembang individu sangatlah membutuhkan perhatian dan dukungan dari lingkungan mereka untuk beradaptasi dengan baik. Lingkungan yang baik akan menjadikan individu mempunyai karakter yang baik. Sebaliknya lingkungan yang buruk akan membentuk karakter yang kurang baik bagi seorang individu.

C.       Langkah-langkah yang dapat memberikan kekuatan untuk manusia
langkah-langkah yang dapat memberikan kekuatan untuk manusia:
1.      Kebijaksanaan menyikapi ruang dan waktu
Yang dimaksudkan dari kebijaksanaan menyikapi ruang dan waktu adalah karena manusia harus dapat memanfaatkan waktu yang mereka miliki dengan sebaik-baiknya dan menempatkan diri  pada ruang yang tepat berarti individu tersebut sedang mengisi kehidupannya dengan sesuatu yang bermakna.
2.      Memahami potensi  yang dimiliki
Manusia diciptakan Tuhan dengan keragaman potensi yang diberikan dari kecerdasan, bakat, dan minat, serta emosi. Potensi merupakan hal yang harus dikenali dan diwujudkan. Potensi yang tidak diusahakan  tidak akan mampu menciptakan kreatifitas dan kemampuan, potensi yang tersembunyi apabila diusahakan untuk ditampakkan akan menjadi kekuatan dan kelebihan. Manusia bisa menciptakan masa depan yang gemilang dengan karya yang mereka ciptakan.
3.      Berinteraksi dengan sang pencipta
Berinteraksi dengan sang pencipta merupakan cara untuk memperoleh kekuatan dan motivasi dan membuat hati lebih nyaman tentunya. Karena dengan kita berdoa dan memohon kepada Tuhan kita sedang mengintenskan interaksi kita dengan Tuhan dan percaya bahwa segala sesuatu tidak ada yg mustahil jika kita terus memohon dan berdoa kepada Tuhan. Jika kita bersungguh-sungguh dan dengan tulus memohon kepada Tuhan atas segala yang kita inginkan Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk kehidupan kita.
4.      Bermanfaat bagi sesama manusia
Karena manusia tidak dapat hidup tanpa orang lain maka manusia haruslah peduli dengan sesama.  Jikalau kita sedang dihadapkan pada persoalan hidup yang rumit maka orang lain akan berusaha untuk membantu kita untu menyelesaikan masalah kita tersebut dan masalah akan selesai.  Dan kita akan membina tali silaturahmi yang erat sesama manusia.


BAB III
Simpulan dan Saran
A. Simpulan
            manusia yang berkualitas adalah manusia yang dapat memberikan manfaat kepada dirinya sendiri dan orang lain, dapat menggali segala potensi diri yang dimilikinya, memanfaatkan waktu yang dia miliki dengan melakukan hal-hal yang bemanfaat, dan selalu bersyukur kepada Tuhan atas segala apa yang kita telah miliki dan lakukan yakinlah rencana Tuhan kepada kita sangatlah indah.
            Guru yang paling berharga bagi seseorang adalah pengalaman tanpa pengalaman seseorang tidak akan pernah menjadi manusia yang bijaksana dalam menjalani kehidupannya. Pengalaman menjadikan seseorang akan siap menghadapi hari yang akan datang dengan sebaik-baiknya.

B. Saran
Diharapkan agar kita menjadi manusia yang lebih baik dari yang sebelumnya. Menjadi manusia yang penuh dengan cita-cita, memiliki semangat hidup, motivasi hidup yang tinggi, dan bermanfaat bagi orang lain.


Daftar Pustaka
Djaali (2006). Psikologi Pendidikan. Jakarta :Bumi Aksara