pengikut

Jumat, 09 Maret 2012

Usaha Manusia Untuk Hidup Yang Lebih Berarti


Usaha Manusia Untuk Hidup Yang Lebih Berarti
Bab I
Pendahuluan


A. Latar Belakang
            Manusia merupakan khalifah di muka bumi yang telah di ciptakan oleh Allah SWT. Yang mempunyai tugas dan tanggung jawab kepada Tuhan. Dan manusia mempunyai hak untuk menjalani kehidupannya dengan tidak luput dari tanggung jawabnya sebagai khalifah tersebut.
Banyak peneliti mencoba untuk mendeskripsikan tentang awal mulanya manusia terlahir di dunia ini. Akan tetapi belum ada peniliti yang berhasil untuk menggambarkan bagaimana awal mulanya manusia diciptakan, hanya Tuhan lah yang dapat menjelaskan bagaimana Ia menciptakan mahluk sempurna dengan segala kelebihan yang dimilikinya.
            Oleh karena itu, penulis menyusun makalah ini merupakan bentuk pertanggung jawaban mahasiswa kepada dosen  mata kuliah Ilmu Budaya Dasar dan sebagai panduan untuk dapat lebih mengetahui tentang manusia dan hakekatnya.
B. Tujuan
            Penulisan ini bertujuan agar dapat menambah wawasan para pembaca, khususnya mahasiswa Universitas Gunadarma agar dapat menginspirasi para mahasiswa untuk lebih giat dalam belajar dan berkarya . Makalah ini kami beri judul Usaha Manusia Untuk Hidup Yang Lebih Berarti.

Bab II
Isi

A.     Pengertian Manusia dan Hakikatnya
Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, manusia mahluk yang memiliki akal dan pikiran, dan manusia tidak dapat hidup sendiri mereka membutuhkan manusia lainnya untuk dapat bertahan hidup.
Hakikat manusia adalah individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tindakan yang ia lakukan, individu yang mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif dan mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan menentukan nasibnya, dan  Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati.

B.      Faktor-faktor yang dapat membentuk kepribadian manusia
Ada 2 faktor yang dapat membentuk kepribadian manusia yaitu :
1.      Pengalaman
Pengalaman merupakan jalan hidup seseorang yang tentunya berbeda antara manusia yang satu dengan yang lainnya. Karena kehidupan setiap orang yang berbeda-beda itu menjadikan kepribadian setiap orang berbeda-beda pula. Manusia akan menjadi pribadi yang lebih dewasa ketika dihadapkan dengan pengalaman kehidupan yang lebih berat dengan permasalahan- permasalahan yang mereka lalui kemudian  permasalahan itulah mereka akan lebih banyak belajar tentang makna kehidupan yang sesungguhnya.  Berbeda dengan individu yang selalu menghindar dari permasalahannya dan mengganggap mudah masalahnya mereka akan bersifat kekanak-kanakan dalam kehidupannya.
2.      Lingkungan tempat mereka tumbuh dan berkembang
Lingkungan merupakan faktor terpenting dalam membentuk karakter seorang individu. Ketika tumbuh dan berkembang individu sangatlah membutuhkan perhatian dan dukungan dari lingkungan mereka untuk beradaptasi dengan baik. Lingkungan yang baik akan menjadikan individu mempunyai karakter yang baik. Sebaliknya lingkungan yang buruk akan membentuk karakter yang kurang baik bagi seorang individu.

C.       Langkah-langkah yang dapat memberikan kekuatan untuk manusia
langkah-langkah yang dapat memberikan kekuatan untuk manusia:
1.      Kebijaksanaan menyikapi ruang dan waktu
Yang dimaksudkan dari kebijaksanaan menyikapi ruang dan waktu adalah karena manusia harus dapat memanfaatkan waktu yang mereka miliki dengan sebaik-baiknya dan menempatkan diri  pada ruang yang tepat berarti individu tersebut sedang mengisi kehidupannya dengan sesuatu yang bermakna.
2.      Memahami potensi  yang dimiliki
Manusia diciptakan Tuhan dengan keragaman potensi yang diberikan dari kecerdasan, bakat, dan minat, serta emosi. Potensi merupakan hal yang harus dikenali dan diwujudkan. Potensi yang tidak diusahakan  tidak akan mampu menciptakan kreatifitas dan kemampuan, potensi yang tersembunyi apabila diusahakan untuk ditampakkan akan menjadi kekuatan dan kelebihan. Manusia bisa menciptakan masa depan yang gemilang dengan karya yang mereka ciptakan.
3.      Berinteraksi dengan sang pencipta
Berinteraksi dengan sang pencipta merupakan cara untuk memperoleh kekuatan dan motivasi dan membuat hati lebih nyaman tentunya. Karena dengan kita berdoa dan memohon kepada Tuhan kita sedang mengintenskan interaksi kita dengan Tuhan dan percaya bahwa segala sesuatu tidak ada yg mustahil jika kita terus memohon dan berdoa kepada Tuhan. Jika kita bersungguh-sungguh dan dengan tulus memohon kepada Tuhan atas segala yang kita inginkan Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk kehidupan kita.
4.      Bermanfaat bagi sesama manusia
Karena manusia tidak dapat hidup tanpa orang lain maka manusia haruslah peduli dengan sesama.  Jikalau kita sedang dihadapkan pada persoalan hidup yang rumit maka orang lain akan berusaha untuk membantu kita untu menyelesaikan masalah kita tersebut dan masalah akan selesai.  Dan kita akan membina tali silaturahmi yang erat sesama manusia.


BAB III
Simpulan dan Saran
A. Simpulan
            manusia yang berkualitas adalah manusia yang dapat memberikan manfaat kepada dirinya sendiri dan orang lain, dapat menggali segala potensi diri yang dimilikinya, memanfaatkan waktu yang dia miliki dengan melakukan hal-hal yang bemanfaat, dan selalu bersyukur kepada Tuhan atas segala apa yang kita telah miliki dan lakukan yakinlah rencana Tuhan kepada kita sangatlah indah.
            Guru yang paling berharga bagi seseorang adalah pengalaman tanpa pengalaman seseorang tidak akan pernah menjadi manusia yang bijaksana dalam menjalani kehidupannya. Pengalaman menjadikan seseorang akan siap menghadapi hari yang akan datang dengan sebaik-baiknya.

B. Saran
Diharapkan agar kita menjadi manusia yang lebih baik dari yang sebelumnya. Menjadi manusia yang penuh dengan cita-cita, memiliki semangat hidup, motivasi hidup yang tinggi, dan bermanfaat bagi orang lain.


Daftar Pustaka
Djaali (2006). Psikologi Pendidikan. Jakarta :Bumi Aksara


Tidak ada komentar:

Posting Komentar